pusinfo-2PUSAT INFORMASI BUMN PERKEBUNAN, disingkat dengan PUSINFO, merupakan wahana penyebarluasan infomasi seputar industri perkebunan, khususnya kelompok Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perkebunan. Penyajian informasi yang diatur secara sistematis dengan menggunakan berbagai media (multi media) akan memudahkan pengunjung mengenal perkebunan sejauh yang dibutuhkan. Melalui poster, contoh-contoh produk, publikasi dan tayangan video profil dari masing-masing perusahaan, pengunjung akan memperoleh gambaran perkebunan dan BUMN Perkebunan. Untuk informasi yang lebih mendalam, pengunjung dapat menelusuri data-data aktual dan up-to-date yang dapat diakses baik melalui referensi baik dalam bentuk hard-copy di perpustakaan maupun server yang ada di fasilitas ini.

 

Lokasi PUSINFO di LPP Yogyakarta

Gedung Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) dipilih sebagai lokasi PUSINFO karena sejak beberapa tahun belakangan ini telah menjadi semacam meeting point berbagai kalangan. Mulai dari pelaku bisnis, profesional, akademisi dan peneliti di bidang perkebunan dan industri-industri lainnya, baik pada skala nasional maupu internasional, telah memanfatkan LPP untuk berbagai keperluan, seperti pelatihan, pertemuan teknis, seminar, rapat kerja, dll. Hal ini terkait dengan peran LPP sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan serta konsultasi dan thing-tank, khususnya bagi industri perkebunan.

peta-pusinfo-1Lokasi LPP yang berada di kota Yogyakarta, yang nota bene merupakan salah satu pusat intelektual Indonesia, makin memperkuat alasan keberadaan PUSINFO di LPP. Sejak lama para pelaku industri perkebunan menyadari peranan kaum intelektual sebagai pembentuk opini publik (public oppinion maker) di Indonesia. Diharapkan dengan semakin kuatnya interaksi dengan kaum intelektual, akan makin memperkuat citra industri dan BUMN pekebunan.

Para pengunjung PUSINFO yang budiman, nikmati dan manfaatkanlah berbagai informasi yang ada di fasilitas ini sebanyak-banyaknya. Terima kasih atas kunjungan anda.

 

 

Sekilas industri dan BUMN Perkebunan

pusinfo-1Industri perkebunan mulai berkembang di Nusantara dalam bentuk usaha-usaha perkebunan berskala besar sejak awal abad ke-19. Sejak saat itu hingga menjelang kemerdekaan Indonesia, para pelaku usaha dari Belanda, Inggris, Belgia, dll, mulai membuka perkebunan-perkebunan karet, teh, kopi, tebu, kakao, kina, beberapa jenis rempah, dll, lengkap dengan fasilitas pengolahannya terutama di pulau Jawa dan Sumatera. Berkembangnya usaha perkebunan pada masa-masa itu telah mendorong terbukanya wilayah-wilayah baru yang terpencil, berkembangnya sarana dan prasarana umum, serta kolonisasi. Sejalan dengan perkembangan waktu, perkebunan makin memodernisasikan dirinya, dengan diterapkannya sistem manajemen yang lebih modern serta diaplikasikannya berbagai teknologi di bidang kultur teknis maupun pengolahan hasil.

Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia mendorong dilakukannya nasionalisasi perusahan-perusahaan perkebunan asing secara-besar-besaran dan melahirkan BUMN Perkebunan. Sejak masa itu hingga kini telah terjadi beberapa kali reorganisasi serta perubahan nama BUMN Perkebunan, mulai dari Perusahaan Nasional Perkebunan (PNP), PT. Perkebunan (PTP) hingga PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (PT RNI). Saat ini terdapat 14 PTPN (I s.d XIV) dan PT RNI, yang lokasi operasi dan kantor pusatnya tersebar mulai dari provinsi Aceh Nangroe Darussalam hingga Papua. Komoditi-komoditi yang diusahakan BUMN Perkebunan dalah : kelapa sawit, gula, karet, teh, kopi, kakao, kina, beberapa macam rempah-rempah dan tanaman hortikultura serta hutan tanaman industri. Disamping itu beberapa perusahaan juga sudah mulai melakukan pengembangan industri hilir dan agrowisata. Untuk industri hilir, beberapa perusahaan telah pula mengembangkan merek (brand) mereka sendiri antara lain untuk produk teh, kopi, produk karet, dll, yang sudah mulai dikenal dan diminati pasar

Manfaat yang dapat diperoleh oleh berbagai kalangan

Bagi PELAKU USAHA,

profil BUMN Perkebunan, sampel-sampel komoditi dan berbagai data mengenai perkebunan dapat menjadi informasi yang berharga bagi rencana pengembangan usaha, perluasan jaringan bisnis, kerjasama perdagangan serta pengambilan keputusan investasi. BUMN Perkebunan adalah kelompok usaha perkebunan yang sangat besar, yang oleh karena operasi usahanya sat ini serta rencana-recana kedepannya, menyediakan berbagai peluang kemitraan.

Bagi AKADEMISI DAN PENELITI,

data-data serta referensi yang terdapat di PUSINFO dapat dijadikan salah satu resource dalam penelitian dan pengkajian mereka yang berkaitan dengan perkebunan. PUSINFO diharapkan juga dapat memberi inspirasi bagi para akademisi dan peneliti untuk lebih berminat melakukan penelitian yang terkait dengan pengembangan perkebunan.

Bagi PELAJAR, MAHASISWA DAN PENCARI KERJA,

informasi mengenai industri perkebunan serta profil masing-masing perusahaan BUMN Perkebunan dapat menggambarkan peluang pengembangan karier ke depan. Sebagai salah satu industri yang prospektif dan sangat berkembang di Indonesia, perkebunan membutuhkan banyak tenaga-tenaga terdidik dan siap kerja yang secara kontinyu direkrut. Mereka-mereka yang memiliki potensi besar diharapkan berminat berkarier di industri ini, demi kemajuannya di masa-masa mendatang.

Bagi MASYARAKAT UMUM DAN LSM,

informasi mengenai aktivitas perkebunan serta dampak positifnya terhadap pembangunan kesejahteraan serta lingkungan, diharapkan dapat memberi gambaran yang faktual dan adil mengenai dunia perkebunan.

Wahana dan Materi informasi

 


Zone 1

zone-1Menampilkan data dan profil singkat 15 BUMN Perkebunan (PT. Perkebunan Nusantara I – XIV serta PT. RNI) dalam bentuk poster serta contoh produk.

 

Zone 2

zone-2Menyediakan fasilitas audio visual, dimana pengunjung dapat menikmati video profil masing-masing perusahaan BUMN melalui layar lebar. Melalui perangkat komputer yang dioperasikan dengan sistem touch screen yang canggih, pengunjung dapat pula menelusuri berbagai informasi yang disimpan pada server. Sistem yang dioperasikan secara on-line saat ini tengah dikembangkan, sehingga pengunjung dapat menjelajahi pusat-pusat informasi lain yang ada baik di dalam dan luar negeri, yang lingkage dengan PUSINFO.

Zone 3

zone-3Menampilkan data-data mengenai industri perkebunan melalui tayangan poster yang di up-date secara berkesinambungan. Pada zone ini pengunjung dapat mempelajari statistik historis dan prospek industri perkebunan ke depan, disamping peranan dan kontribusi perkebunan terhadap pembangunan nasional.

Zone 4

zone-4Menampilkan contoh-contoh produk industri hilir (down stream) perkebunan dalam berbagai jenis dan keguanaan. Zone ini sedikit banyak akan memberi gambaran mengenai prospek perkembangan perkebunan ke depan, melalui peningkatan nilai tambah yang diperoleh dengan pengembangan industri hilir.

 

Program PUSINFO

Dalam rangka penyebarluasan informasi mengenai perkebunan dan pemanfaatan PUSINFO secara optimal, manajemen mencanangkan program-program sebagai berikut :

1. Open House

PUSINFO dibuka untuk masyarakat luas setiap hari kerja pukul 08.00 – 15.00 WIB, kecuali jika ada event-event tertentu.

2. Group Visit

Menerima dan memprogramkan kunjungan-kunjungan kelompok (perusahaan, masyarakat, sekolah, perguruan tinggi dan organisasi lainnya). Bagi kelompok-kelompok yang berminat melakukan kunjungan, sebelumnya dapat mengubungi sekretariat PUSINFO sehingga dapat diagendakan serta dilayani selama kunjungannya.

3. Bisnis Gathering

Secara berkala sekretariat PUSINFO menyelenggarakan gathering bagi kalangan bisnis, yang berpotensi melakukan kerjasama dengan BUMN Perkebunan, seperti investor, mitra kerja, pembeli produk, dll.

Sekretariat :

PUSAT INFORMASI PERKEBUNAN (PUSINFO)

Lantai Dasar Gedung Kantor Pusat LPP

JL. LPP 1 Yogyakarta 55222

Yogyakarta

Telp (0274) 586201 (hunting)

Fax (0274) 513849

e-mail : pusat@lpp.ac.id

Contact person : Rini dan Tri