• 182 Tahun Perkebunan Indonesia

    RESENSI BUKU Buku ini menguraikan perjalanan panjang perkebunan Indonesia sebagai pilar pembangunan Ekonomi Nasional. Pada hakekatnya perkebunan Indonesia telah tumbuh dan berkembang dari zaman kolonialisme. Dalam buku ini penulis berupaya untuk menyampaikan sejarah dan dinamika perkembangan perkebunan Indonesia. Meski demikian pembangunan perkebunan telah diawali oleh seluruh rakyat yang mengalami kepedihan dan keputusasaan ketika bangsa asing

  • Sehat Sejahtera Setelah Pensiun

    Oleh: Esmet Untung Mardiyatmo. Seorang kawan yang notabene adalah peserta kursus jabatan di LPP menyatakan pengamatannya. Menurut kawan tadi banyak di antara mereka yang tidak dapat menikmati masa tua mereka dengan bahagia. Tidak sedikit dari mereka yang beberapa tahun setelah pensiun menjadi sakit-sakitan, dan tidak jarang kemudian berakhir dengan kematian. Ketika saya tanyakan kepadanya apakah

  • Burn Out di Tempat Kerja

    Oleh: Elvia Wisudaningrum. Pernahkah Anda merasa setiap bangun pagi merasa lelah? Sulit tidur? Tidak antusias saat bekerja? Selalu terpikir pekerjaan meski bukan saatnya bekerja?. Apabila Anda menjawab ya untuk tiga pertanyaan saja, Anda harus mulai waspada, karena hal itu menandakan Anda mulai terserang burn out di tempat kerja. Burn out adalah kondisi karyawan yang disebabkan

  • Antisipasi Penyakit Pekerja Kantor

    Oleh: Dr. Mevy Yustisia I. Pernahkah kita merasa mata menjadi kabur, berair, setelah lama berkutat dengan komputer? atau merasa bahu dan leher tegang setelah duduk lama? atau pusing yang berat setelah mengerjakan tugas yang menumpuk? Ya itulah beberapa gejala dari penyakit yang dapat timbul di lingkungan pekerjaan kita terutama pada pekerja di kantor. Bila kita

  • Pemimpin Pilihan Rakyat

    Oleh: Esmet Untung Mardiyatmo, LPP Kampus Yogyakarta. Tanggal 9 Juli sudah usai, demikian pula sidang yang alot di Mahkamah Konstitusi. Pemenang pilpres tetap pasangan Jokowi- Yusuf Kalla, meski dengan kemenangan tipis. Pihak yang kalah pastilah kecewa dengan hasil itu. Maklum saja, untuk memenangkan pilihan sudah banyak tenaga, pikiran dan biaya yang sudah tercurahkan. Sebaliknya pihak