• Cara Alamiah Memelihara Prostat

    Resensi Buku Kesehatan oleh Esmet Untung Mardiyatmo, LPP  Kampus Yogyakarta

    Prostat bukanlah penyakit anak muda. Hanya laki laki lanjut usia saja yang berpotensi terkena penyakit prostat. Tetapi bukan berarti pemahaman akan penyakit ini dapat disepelekan. Bagi kaum pria, kanker prostat menempati urutan kedua sebagai pembunuh mematikan setelah kanker paru paru. Meski wanita tidak mungkin terkena prostat, penyakit yang diderita kaum pria ini juga akan mempengaruhi kesehatan kaum wanita. Efek dari penyakit ini bisa luar biasa menyengsarakan. Libido yang menurun, hanyalah sekian dari efek negatif orang yang terkena prostat. Yang sering dikhawatirkan orang adalah kanker prostat. Kanker prostat dapat berdampak: air kemih berwarna merah, kaki bengkak dan adanya rasa tidak nyaman di daerah panggul, menimbulkan rasa sakit pada tulang yang tidak kunjung hilang, patah tulang serta tekanan pada tulang belakang. Tidak jarang penderita kanker prostat mengalami anemia (kekurangan sel darah merah), kejang serta gangguan mental dan neurologis lainnya.

    Prostat atau kelenjar prostat adalah suatu organ yang berada di bawah atau disebut leher kandung kemih. Prostat merupakan kelenjar utama pada sistem reproduksi pria. Prostat berfungsi memproduksi sebagian besar cairan dalam sperma dan menjaga agar sperma tetap hidup. Prostat juga berfungsi mengontrol pengeluaran air kencing dengan menekan secara langsung urethra yang dikelilinginya. Kelenjar prostatlah yang mengelilingi bagian pertama dari saluran urethra. Saluran ini merupakan saluran dimana urin mengalir dari kandung kemih dan keluar dari penis.

    Ketika seseorang masih muda, kelenjar prostatnya normal dan hanya sebesar biji kenari (walnut). Seiring dengan bertambahnya usia maka kemungkinankemungkinan terkena masalah prostat semakin membesar. Sebagian besar penderita prostat berusia di atas 65 tahun, meskipun kini cukup banyak pula penderita dengan usia lebih muda. Pria berusia 50-59 tahun kemungkinan terkena prostat masih 10%. Sedangkan pria berusia 80 sampai 90 tahun kemungkinan itu bertambah menjadi 70%, sehingga muncul joke bahwa prostat adalah resiko seorang pria yang dikarunia umur panjang.

    Masalah prostat dibagi menjadi dua yaitu Benign Prostatic Hypertrophy (BPH) dan kanker prostat. Pada BPH sering disebut penyakit prostat yang jinak sementara kanker diasosiasikan sebagai pertumbuhan sel yang ganas. Kanker prostat pada awalnya tumbuh lambat dan tinggal di kelenjar prostat dalam waktu yang lama. Bahkan pada waktu itu sering tanpa gejala. Tidak ada kelainan kelainan fisik yang bisa dideteksi. Keduanya sama-sama menghasilkan masalah yang serupa. Kelenjar prostat yang membesar apakah BPH atau kanker prostat sama-sama menekan dan mempersempit saluran kemih sehingga menyulitkan seseorang dalam buang air seni. Lalu akan muncul gejala aliran kencing yang melambat atau kencing yang lebih sering, terutama pada malam hari.

    Gejalanya

    Pada tahapan awal perkembangan penyakit, biasanya tidak menunjukkan gejala apa-apa. Sebagai pengetahuan ada baiknya diwaspadai beberapa gejala sebagai berikut:

    • Ada yang menetes setelah kencing selesai
    • Di malam hari, anda bangun dan kencing lebih dari satu kali
    • Merasa harus kencing dengan segera
    • Tidak bisa menahan kencing/beser/inkontensia urine
    • Pengeluaran kencing yang lamban atau lemah
    • Perlu memaksa/tenaga untuk kencing
    • Punya masalah kencing pada waktu memulai atau mengakhiri
    • Rasanya kencingnya masih belum kosong meskipun baru saja kencing
    • Anda kencing lagi meskipun baru saja kencing
    • Nyeri ketika berkemih atau ejakulasi
    • Nyeri punggung bagian bawah
    • Nyeri perut
    • Nyeri ketika buang air besar
    • Nyeri tulang atau tulang terasa nyeri bila ditekan

    Diagnosis kanker prostat
    Standar untuk memeriksa apakah gangguan prostat itu BPH atau jenis kanker dilakukan melalui biopsi prostat. Hal itu dilakukan dengan mengambil jaringan prostat kemudian memeriksa di bawah mikroskop untuk mendeteksi adanya sel kanker. Cara ini terkesan invasif dan membuat pasien merasa tidak nyaman. Beberapa cara lain yang dilakukan untuk mendeteksi dini penyakit prostat adalah melalui pemeriksanaan colok dubur (digital rectal examination). Dengan cara ini dokter akan mengetahui apakah di prostat ada pembesaran atau ada benjolan. Bagi banyak orang cara inipun membuat pasien merasakan kesakitan.

    Cara lain adalah dengan tes PSA (Prostate Specific Antigen). Tes dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien untuk mengukur kadar protein yang dikeluarkan oleh kelenjar prostat. Bila kadarnya rendah (di bawah angka 4) mengindikasikan tidak adanya masalah prostat. Hasil antara 4 sampai 10 sebagai ambang batas. Angka di atas 10 dianggap abnormal dan ada kemungkinan diagnosis kanker prostat. Namun sering terjadi ada peningkatan kadar PSA yang disebabkan adanya pembesar prostat, infeksi atau peradangan prostat.

    Bagaimana Mengobatinya?
    Bila terpaksa, maka operasi pengangkatan atau sering disebut pengerokan kelenjar prostat patut dilakukan. Dari sel-sel yang diangkat sekaligus akan segera diketahui dengan pemeriksanaan di bawah mikroskop apakah sel-selnya ganas atau bening (jinak). Bila ditemukan jaringannya adalah ganas biasanya dokter menyarankan untuk mengangkat testicles (buah pelir) dengan tujuan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Efeknya cukup berat bagi pasien. Dengan diangkatnya buah pelir maka dia tidak mungkin lagi bisa ereksi. Ini bisa menjadi bencana bagi hubungan suami isteri. Apalagi kalau pasangan itu masih berumur muda dan aktif seksual. Semuanya hanya akan menjadi kenangan hidup.

    Mencegah lebih penting
    Sel kanker suka kondisi tubuh yang asam. Oleh karena itu perlu dihindari makanan-makanan yang membuat tubuh asam seperti daging, telur, serta protein hewani lainnya. Buat tubuh menjadi basa, dengan lebih banyak makan sayur dan buah, menjaga emosi dan selalu bersyukur, sabar dan ikhlas menjalani semua yang terjadi. Kita bisa membuat larutan pembuat tubuh basa dengan mudah. Ambil air putih secukupnya, kemudian tetesi dengan air jeruk nipis. Meski jeruk nipis bersifat masam, tetapi ketika masuk tubuh jeruk nipis justru membuat tubuh pada kondisi basa.

    Kanker bisa dicegah dengan menghindari makanan minuman yang berbahan pengawet, penyedap, pewarna dan pemanis. Kandungan senyawa seperti formalin, rhodamin B, serta methanil yellow sering menjadi pemicu munculnya kanker pada tubuh. Rutin mengkonsumsi buah tomat juga sangat baik untuk memelihara prostat. Dalam tomat terdapat kandungan lycopene. Sekedar diketahui lycopene sebenarnya juga ditemukan bukan hanya pada tomat. Sayur atau buah yang berwarna kekuningan seperti pepaya biasanya mengandung lycopene. Zat lycopene ini merupakan antioksidan yang mampu membantu tubuh melawan kanker. Pada tubuh manusia lycopene dapat disimpan di hati (lever), paru-paru, usus besar, kulit. Penelitian tentang manfaat tomat bagi prostat pernah dilakukan di Asia Pasific Journal of Clinical Nutrition. Penelitian tersebut melibatkan 130 pasien penderita prostat. Mereka diberi asupan yang kandungan lycopenenya tinggi. Hasilnya ternyata para responden mengalami penurunan risiko perkembangan sel-sel kanker prostat hingga 82 persen. Khusus untuk mendapat manfaat maksimal dari tomat, maka buah olahan lebih baik dari pada buah mentah.

    Sebelum mengkonsumsi tomat sebaiknya tomat direndam dulu dalam air yang mendidih. Pemanasan akan membantu lycopene terlepas dari buah dan lebih mudah terserap oleh tubuh. Konsumsi produk turunan kedelai seperti tahu, tempe, susu kedelai juga bagus untuk prostat. Pasalnya makanan tersebut mengandung senyawa mirip estrogen yang biasa disebut isoflavon. Sudah banyak diteliti bahwa isoflavon ini mempu menghambat perkembangan sel kanker bahkan membuat sel-sel kanker menghancurkan dirinya sendiri. Penelitian yang dilakukan pada Cander Research Center of Hawai menyimpulkan bahwa risiko seorang pria terkena penyakit prostat lebih rendah sebesar 14% pada pria yang makan dua porsi kedelai per harinya. Studi lain yang melibatkan di Loma Linda University California terhadap 12.000 pria menyimpulkan yang tidak jauh berbeda. Pria yang mengkonsumsi porsi susu kedelai setiap harinya, 70 persen lebih rendah mengidap kanker prostat dibandingkan dengan pria yang tidak mengkonsumsi susu kedelai.

    Buah delima sangat bagus untuk mencegah penyakit prostat. Kandungan polifenol, sejenis antioksidan yang kuat mampu melawan kanker. Beberapa studi tentang buah ini membuktikan bahwa buah delima mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker dan memaksa sel kanker membunuh dirinya sendiri.

    Teh hijau. Teh hijau mengandung senyawa yang disebut epigallocatechin gallate yang menurut penelitian mampu menghentikan proses perkembangan kanker. Tidak hanya kanker prostat, teh hijau juga mampu menghentikan pertumbuhan kanker lambung, kolon dan payudara. Penelitian yang dilakukan di Cina, pria yang mengkonsumsi teh hijau setiap hari mampu menekan kanker prostat lebih dari 70 persen.

    Bawang putih dan juga jenis bawang lainnya merupakan antioksidan yang mampu membantu tubuh menghadapi tumor atau kanker yang menyerang. Senyawa dalam jenis bawang ini mampu menjaga sel kanker tidak bisa masuk ke dalam sel. Senyawa dalam bawang putih mampu membuat sel-sel kanker menghancurkan diri mereka sendiri. Menurut penelitian dari National Cancer Institute, mereka yang mengkonsumsi bawang putih minimal 10 gram bawang putih atau bawang merah setiap harinya mampu menurunkan risiko terkena kanker prostat sebesar 49 persen. Lebih lanjut penelitian tersebut juga menyebutkan bagi pria yang setiap harinya meng-konsumsi 5 siung bawang putih setiap minggunya mampu menurunkan kanker prostat sebesar 53 persen.

    Konsumsi ikan laut juga diyakini mampu menjaga prostat dari berbagai kelainan. Sebuah riset di Swedia melakukan kajian terhadap lebih dari 6.000 pria dan mengamatinya selama 30 tahun. Ternyata mereka yang asupan diet ikan yang kaya akan omega 3 dalam jumlah yang moderat, memiliki risiko lebih rendah 30 persen terkena prostat. Harap dicatat bahwa asupan lemak esensial omega 3 sebaiknya tidak diperoleh dari suplemen tetapi dari konsumsi ikan secara langsung.

    Sayuran seperti kubis, brokoli mempunyai beberapa senyawa yang mampu melindungi dari kanker dan membersihkan dari zat-zat yang merusak tubuh. Sebuah follow-up study yang dilakukan Health Professional menyimpulkan bahwa makan lima atau lebih porsi sayuran setiap minggu mampu menurunkan risiko kanker prostat hingga 20 persen. Kurkumin yang biasa terdapat dalam umbi kunir sangat bagus untuk menghambat kanker prostat.

    Have more sex. Berhubungan seks yang sering dan rutin mampu menghambat munculnya penyakit prostat. Hubungan seks yang baik juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh, berperan sebagai zat penenang alami yang lebih baik dari valium, menghilangkan sakit kepala, melepas ketegangan dan melancarkan peredaran darah. Mampu mengatasi stres dan depresi dengan melepas hormon endorfin sehingga memberi rasa nyaman. Nah, tunggu apa lagi. Kita tidak mau terkena penyakit prostat to?

    — Sumber: Majalan LPPCom Vol.17 /No. 2/Nov./15 —

Leave a reply

Cancel reply