• Master Plan TI

    Salah satu workshop yang dikembangkan di LPP adalah Menyusun Master Plan Teknologi Informasi.

    Pengembangan sistem informasi modern di lingkup BUMN terasa sangat lamban dan cenderung mengumbar teknologi dari sisi hardware untuk menutupi segala keribetan dan investasi yang terlanjur ditanamkan di sisi hardware dan infrastruktur. Di sisi lain saat ini perusahaan membutuhkan informasi yang cepat, akurat dan terintegrasi. Kebutuhan informasi yang handal membutuhkan perencanaan infrastruktur, hardware, software, aplikasi dan SDM yang tepat.

    Dalam pendekatan manajemen modern, banyak kebijakan, strategi, dan aktivitas pengelolaan potensi kewilayahan yang memandang informasi sebagai elemen vital. Pengelolaan informasi secara optimal bukan hal yang mudah dicapai, karena pada umumnya melibatkan sistem yang kompleks. Kenyataan di lapangan sering menunjukkan sumber data yang sangat beragam, luasnya lingkup satuan kerja yang terlibat, ditambah dengan kurangnya penguasaan SDM tentang aspek teknologi yang digunakan.

    Untuk dapat melaksanakan pengelolaan informasi yang baik dalam suatu perusahaan diperlukan suatu sistem pengelolaan sistem informasi berbasis teknologi informasi. Pengembangan sistem informasi berbasis teknologi informasi memerlukan analisis yang menyeluruh dalam melihat permasalahan yang berkaitan dengan semua proses pengembangan sistem baik itu dari persiapan, pengembangan, implementasi dan sosialisasi serta berkaitan dengan sumberdaya yang harus dipersiapkan.

    Sebagai landasan awal pelaksanaan sistem informasi berbasis teknologi informasi, perlu dibuat Rencana Induk Pengembangan Sistem Informasi Berbasis Teknologi Informasi.

    Penyusunan Rencana Induk Pengembangan (MASTER PLAN TI) yang realistis dan sesuai dengan kondisi obyektif di lapangan membuat implementasi lebih mudah dilaksanakan dan diterima oleh seluruh jajaran perusahaan.

    Namun membangun SI/TI perusahaan bukan sekedar mengotomasi sebagian proses yang secara rutin dilakukan, melainkan menciptakan suatu aliran informasi yang baru yang secara sistematis dan terintegrasi disusun menjadi sebuah sistem terpadu. Dalam proses ini memerlukan keterpaduan antara infrastruktur, software, tata kelola dan SDM. Perlu kejelasan dalam pemetaan masing-masing entitas sehingga dapat direkomendasikan langkah-langkah yang tepat dalam implementasi SI/TI.

    Peran assessmen dan audit Sistem dan Teknologi Informasi adalah untuk mempercepat implementasi teknologi informasi berdasarkan visi, misi dan arsitektur yang tepat dengan tetap memperhatikan kondisi yang ada (eksisting) sebagai pijakan awal. Dalam assessmen dan audit Sistem dan Teknologi Informasi ini kita akan melihat kondisi SI/TI secara lengkap dari sudut Tata Kelola TI, Arsitektur Aplikasi dan Arsitektur Infrastuktur. Output dari kegiatan ini adalah rekomendasi Tata Kelola, Arsitektur Infrastruktur dan Arsitektur Aplikasi serta roadmap SI/TI.

    Peserta workshop dibekali kemampuan untuk menyusun: Master Plan Sistem Informasi Berbasis Teknologi Informasi, Tata Kelola Teknologi Informasi,  Audit Sistem Informasi dan Teknologi Informasi

    Materi yang diberikan sekitar: Konsep Master Plan dan Tatakelola Teknologi Informasi, Kerangka berpikir Master Plan dan Tatakelola Teknologi Informasi,Konsep COBIT pada Tatakelola Teknologi Informasi, Penyusunan Master Plan Teknologi Informasi, Penyusunan Tatakelola Teknologi Informasi,Penyusunan Asessemen dan Audit Teknologi Informasi.

Leave a reply

Cancel reply