• Antisipasi Penyakit Pekerja Kantor

    Oleh: Dr. Mevy Yustisia I.

    Pernahkah kita merasa mata menjadi kabur, berair, setelah lama berkutat dengan komputer? atau merasa bahu dan leher tegang setelah duduk lama? atau pusing yang berat setelah mengerjakan tugas yang menumpuk? Ya itulah beberapa gejala dari penyakit yang dapat timbul di lingkungan pekerjaan kita terutama pada pekerja di kantor. Bila kita pernah mengalami salah satu gejala tersebut sebaiknya kita mulai berhati-hati.

    Penyakit-penyakit yang bisa terjadi pada pekerja di kantor:

    • Syaraf terjepit, bisa terjadi bila posisi duduk membungkuk sehingga postur tubuh memburuk hal ini dapat disebabkan kursi yang tidak memberi tempat yang baik untuk kepala atau juga posisi monitor komputer yang lebih rendah dari pandangan. Gejala yang mungkin timbul tegang dan nyeri pada leher sampai sakit kepala, dapat juga tangan dan lengan mati rasa dikarenakan syaraf leher yang terjepit meluas ke tangan dan lengan.
    • Nyeri punggung bawah, dapat terjadi pada pekerja yang selalu duduk dalam waktu yang lama, kursi yang tidak menopang tulang punggung secara baik. Gejala yang timbul nyeri punggung, pinggang, pantat dan sekitarnya.
    • Sindrom Karpal Tunnel, penyakit ini mengenai pergelangan tangan  karena tekanan yang berulang dan ritmik seperti mengetik dalam posisi miring ke atas. Gejala yang timbul ketegangan dan nyeri di pergelangan tangan juga kesemutan serta baal di jari tangan.
    • Stres, tubuh yang kurang gerak bisa menyebabkan menurunnya kesehatan mental seperti stres dan kecemasan yang bisa berdampak menurunnya motivasi dan produktifitas. Penyebab lain banyaknya pekerjaan dan target yang dibebankan kepada kita juga dapat memicu stres dan lelah. Gejala yang timbul seperti lelah, tidak bersemangat, sulit konsentrasi,  cepat tersinggung, sakit kepala, gangguan tidur, tidak nafsu makan, dll.
    • Mata lelah (eyestrain), bekerja menatap monitor seharian dapat menyebabkan mata menjadi kering dan lelah, gejala yang sering timbul mata kering, berair, sakit kepala, penglihatan terganggu, dan sensitif.

    Mencegah dan mengatasi gejala-gejala penyakit pekerja kantor

    Posisi duduk yang benar adalah duduk dengan membagi beban berat tubuh sehingga tidak hanya bertumpu pada pinggang, hindari duduk dengan kondisi dompet di saku celana terlalu penuh karena bisa menimbulkan tekanan pada syaraf di bagian panggul.  Mengurangi duduk lama dengan sesekali berdiri dan berjalan-jalan di sela waktu kerja.

    Relaksasi/perenggangan.

    • Untuk perenggangan otot leher dengan mendekatkan telinga kanan ke bahu kanan, tahan dengan tangan kanan selama 15 hitungan ulangi 3 kali, dikombinasi menarik nafas dalam setelah itu  dilanjutkan sisi yang lain
    • Untuk otot leher belakang dekatkan dagu anda ke arah dada, tahan selama 15 hitungan, ulang 3 kali.
    • Perenggangan otot leher depan dapat dilakukan dengan menjatuhkan kepala ke belakang, tangan diletekkan di atas bahu kemudian tarik bahu ke depan, tahan selama 15 hitungan, ulangi 3 kali.
    • Perenggangan bahu dengan menggerakkan kedua  bahu ke atas dan ke bawah secara bersamaan selama 15 kali kemudian dilanjutkan memutar bahu ke depan 15 kali dan ke belakang 15 kali. Ulangi seluruhnya sebanyak 2 kali, jangan lupa kombinasi dengan tarik nafas dalam dan mengeluarkan perlahan setiap pergantian gerakan.
    • Perenggangan otot punggung kanan kiri dengan cara posisi duduk bersila salah satu kaki diluruskan agak menyamping, kedua tangan diletakkan ke ujung jari kaki yang luruskan tadi tahan 15 hitungan ulangi sampai 3 kali, kemudian dilanjutkan kaki yang lainnya.
    • Perenggangan otot punggung bawah dengan cara duduk bertimpuh, luruskan tangan ke depan diikuti gerakan badan membungkuk sampai dada menyentuh lutut, tahan 15 hitungan, ulangi perlahan sebanyak 3 kali.
    • Penguatan otot punggung dengan cara tidur tengkurap, angkat tangan dan kaki ke atas  bersama-sama tahan 5 hitungan, ulangi 5 kali.
    • Relaksasi pergelangan tangan dengan memposisikan tangan dan pergelangan sejajar lantai atau lebih rendah, istirahatkan tangan sejenak setelah mengetik serta perenggangan dengan cara tangan diluruskan arahkan jari-jari tangan ke bawah maksimalkan tahan 15 hitungan ulangi 3 kali. Dilanjutkan mengarahkan jari-jari tangan ke atas, tahan 15 hitungan ulangi 3 kali.

    Untuk menghindari stres usahakan olah raga secara teratur, dengan olah raga tubuh manusia akan memproduksi hormon endorphin atau hormon kebahagiaan, dengan begitu suasana hati orang yang stres atau depresi dapat diperbaiki. Suasana hati yang baik orang akan lebih percaya diri dan lebih tahan stres sehingga motivasi dan produktivitas dapat meningkat. Olah raga yang dianjurkan untuk menghindari stres dan depresi adalah olah raga ketahanan seperti berlari, berenang, dan jalan kaki. Selain itu luangkan waktu berjalan ke taman, atau tempat lain di sekitar tempat kerja untuk mengalihkan perhatian sejenak dari pekerjaan anda.

    Untuk mata lelah dianjurkan meletakkan komputer dengan jarak 50-60 cm dari pandangan mata, sesuaikan kontrasnya agar tidak terlalu menyilaukan mata, besarkan hurufnya agar anda membaca lebih nyaman, istirahatkan mata secara berkala dengan mengalihkan pandangan ke tempat yang lain.

    Selain itu ada beberapa hal di sekitar tempat kerja kita yang dapat membantu mengurangi keluhan-keluhan tadi seperti:

    • Pastikan cahaya dan ventilasi yang cukup di tempat kerja kita, meja kerja yang dekat jendela lebih sehat dibanding sudut lain juga baik untuk kesehatan dan kenyamanan.
    • Letakkan tanaman atau bunga di sekitar meja kerja kita, hal ini baik karena tanaman menyerap polutan udara di ruangan juga warna hijau dari tanaman menghilangkan rasa lelah sehingga kita dapat bekerja lebih nyaman.
    • Batasi penggunaan AC/pendingin ruangan hal ini untuk mengurangi efek kekeringan pada kulit.
    • Pastikan ruangan kita bersih, bebas asap rokok, agar tidak mengganggu aktivitas kerja kita.

    — Sumber: Majalah LPPCom Edisi Khusus Vol 17 No. 1 Februari 2015 —

Leave a reply

Cancel reply