• Sosialisasi BPJS

    Sosialisasi BPJS

    LINGKUP BUMN PERKEBUNAN BESERTA LEMBAGA DAN ANAK PERUSAHAAN

    140 BUMN di Sukabumi telah berkomitmen untuk ikut mendorong implementasi BPJS.  Dalam rangka mewujudkan komitmen tersebut dan pelaksanaan dari risalah perundingan PKB Induk tahun 2014-2015, Badan Musyawarah Direksi PTPN I s.d XIV dan PT RNI bekerjasama dengan FSPBUN pada tanggal 18 Desember 2014 telah melaksanakan Sosialisasi BPJS di Auditorium LPP Kampus Yogyakarta. Sosialisasi diikuti kurang lebih 180 peserta yang terdiri Direktur Utama, Direktur SDM dan Kepala Bagian SDM, Dokter Perusahaan, Pengurus FSPBUN, dan Pengurus Serikat Pekerja BUMN Perkebunan beserta lembaga/anak perusahaan. Sebagai penyelenggara Sosialisasi, BMD PTPN dan PT RNI menunjuk Lembaga Pendidikan Perkebunan.

    Sosialisasi diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Utama PTPN V (Persero) Fauzi Yusuf, selaku Ketua BMD PTPN & PTRN dan Sambutan dari Ketua Umum FSPBUN, Tuhu Bangun. Sebagai keynote speech dalam kegiatan sosialisasi ini adalah Deputi Bidang Usaha Industri Primer yang diwakili oleh Asdep I, Bapak Didik Prasetyo. Dalam keynote speech, disampaikan bahwa sesuai komitmen, tanpa mengurangi fasilitas/benefit yang diterima saat ini BUMN Perkebunan, mulai tanggal 1 Januari 2014 dapat menjadi peserta BPJS Kesehatan. Untuk memberikan pemahaman baik regulasi maupun operasional, hadir 3 pembicara  yaitu Bapak Wahyu Widodo, Direktur Pengupahan dan Jamsostek  Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Direktur Kepersertaan dan Hubungan antar Lembaga PT ASKES Ibu. Sri Endang Tidarwati, serta Bapak Abdul Latif, SPV Human Resources PT JAMSOSTEK.

    Dari hasil sosialisasi secara garis besar dapat diketahui  bahwa pada prinsipnya BUMN Perkebunan beserta lembaga/anak perusahaan mempunyai komitmen untuk tunduk pada aturan yang berlaku terkait dengan BPJS Kesehatan, beberapa peraturan pemerintah sebagai peraturan pelaksanaan UU BPJS masih dalam proses pengesahan, perlu dibentuk tim untuk membahas secara detil implementasi BPJS di BUMN Perkebunan beserta lembaga/perusahaan yang nantinya akan berkoordinasi dengan PT ASKES/BPJS, pada prinsipnya RS dan Polibun milik BUMN Perkebunan dapat bekerjasama dengan BPJS sebagai provider, perlu persiapan data yang lengkap dan akurat.