• Subsidi Minyak Goreng Ditetapkan Rp500 Miliar

    Sinar Indonesia Baru (11/2) JAKARTA : Pemerintah menetapkan subsidi minyak goreng sebesar Rp 500 miliar. Dana operasional penyaluran subsidi minyak goreng akan ditetapkan dibawah 5% dari subsidi itu.
    Dana operasional itu rencananya akan di tetapkan terpisah dari besaran subsidi yang disiapkan pemerintah untuk 19 juta liter minyak goreng. Subsidi yang akan diberikan sebesar Rp2.500 per liter.

     

    Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Departemen Perdagangan (Depdag) Ardiansyah Parman di gedung Depdag (8/2).

     

    “Dana subsidinya benar Rp 500 miliar, diusahakan dibawah 5% dari subsidi untuk dana operasionalnya,” ungkap Ardiansyah.

     
    “Dana subsidi sendiri dan operasional sendiri. Kita akan mintakan terpisah dari anggaran. Dana operasional bukan dana subsidi karena pertanggung jawabannya berbeda karena pos-nya berbeda,” tambah Ardiansyah.
     
    Dana operasional itu nantinya akan digunakan untuk sosialiasi program subsidi minyak goreng, upaya monitoring dan verifikasi penyalurannya.
     
    Mengenai penyalurannya, Ardiansyah mengatakan bahwa program ini akan dilakukan secepatnya. Namun ia memperkirakan bulan Maret akan mulai berjalan karena dibutuhkan persiapan seperti penerbitan Dipa, kesiapan Pemda dan lain-lain.
     
    “Kalau bisa Februari akhir akan kita usahakan secepatnya. kenapa harus ditunda-tunda,” katanya.
     
    Selain itu, pemerintah sedang mempersiapkan SOP dalam waktu singkat agar program subsidi minyak goreng ini bisa berjalan cepat dan bisa diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. (detikcom/d) SLt