• PTPN V raup laba Rp 200 miliar

    Bisnis Indonesia (28/12) MEDAN: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V Riau tahun ini diperkirakan mampu meraih laba sebelum pajak sebesar Rp200 miliar, melebihi target 2007 sebesar Rp120 miliar.

    Dirut PTPN V Riau Irwan Juned mengemukakan pihaknya hingga Oktober tahun ini sudah membukukan laba kotor Rp155 miliar atau sudah melampaui target laba 2007 sebesar Rp120 miliar.

    "Melonjaknya laba perseroan tidak terlepas dari faktor membaiknya harga crude palm oil (CPO) di pasar internasional dan lokal. Demikian juga harga karet yang meningkat di atas prognosa US$1 per kilogram," katanya di Medan, pekan ini.

    Dari total laba yang diperoleh PTPN V, lanjutnya, kontribusi terbesar dari pendapatan disumbang oleh CPO dan palm kernel oil (PKO). PTPN V saat mengoperasikan 12 pabrik kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas terpasang 550 ton tandan buah segar (TBS) per jam.

    Sementara itu, produksi crude palm oil (CPO) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Medan sampai akhir tahun diduga hanya tercapai 444.906 ton, atau 10,84% di bawah target 2007 sebesar 493.117 ton.

    Menurut Dirut PTPN IV Dahlan Harahap, prediksi produksi CPO untuk tahun ini dibuat terlalu tinggi. Padahal musim hujan dan track lebih cepat datangnya dibandingkan periode sebelumnya.

    "Prediksi produksi CPO yang disusun awal 2007 terlalu optimistis. Padahal, semua areal perkebunan kelapa sawit tahun ini mengalami penurunan produksi CPO karena pergeseran musim dan musim paceklik buah lebih cepat datangnya dari tahun sebelumnya," ujarnya.

    Dia mengatakan PTPN IV Medan hanya mampu menghasilkan tandan buah segar (TBS) 1,9 juta ton dari 2,098 ton yang ditargetkan. (Master Sihotang) SLt.