• Prakualifikasi tender revitalisasi PG Ngadirejo diperpanjang

    Binsis Indonesia (02/11) SURABAYA: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X memperpanjang batas waktu pendaftaran dan penyerahan dokumen prakualifikasi oleh calon investor peserta tender program revitalisasi pabrik gula (PG) Ngadirejo, Kab. Kediri, selama satu pekan.Sementara itu, hingga kemarin tercatat sedikitnya empat calon investor telah menyatakan berminat ikut program revitalisasi PG Ngadirejo, Kediri, pada 2008 dengan nilai Rp353 miliar dan telah menyerahkan dokumen prakualifikasi.
    Adi Prasongko, Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X, mengatakan perpanjangan waktu tersebut dimaksudkan untuk menjaring lebih banyak calon investor yang ikut dalam program revitalisasi PG.

     

    "Kami juga ingin menunjukkan ke publik dalam program revitalisasi tersebut manajemen [PTPN X] fair," kata Adi Prasongko kepada Bisnis di Surabaya, kemarin.

     
    Berdasarkan pengumuman yang dipublikasikan pada 23 Oktober disebutkan penyerahan dokumen prakualifikasi peserta tender ditetapkan dari 23 Oktober hingga 29 Oktober 2007. Kini waktunya diperpanjang hingga 2 November 2007 pk14.00.
     
    PTPN X pada 2008 mencanangkan program revitalisasi PG Ngadirejo, Kab. Kediri untuk meningkatkan kapasitas giling dari 5.000 ton tebu per hari (TTH) menjadi 10.000 TTH atau naik 100%.
     
    Program revitalisasi PG Ngadirejo merupakan bagian dari program revitalisasi terhadap empat pabrik gula (PG) utama milik PTPN X, yaitu PG Gempolkrep (Mojokerto) senilai Rp221,7 miliar, PG Watoetoelis (Sidoarjo) senilai Rp199 miliar, PG Pesantren (Kediri) senilai Rp277,65 miliar.
     
    Ketiga PG tersebut diharapkan kapasitas gilingnya? meningkat dari 5.000 TTH menjadi 8.000 TTH untuk PG Gempolkrep, untuk PG Watoetoelis dari 2.250 TTH menjadi 3.000 TTH, dan PG Pesantren dari 5.000 TTH menjadi 7.000 TTH.
     
    Selain revitalisasi terhadap empat PG, PTPN X tahun depan semestinya juga melaksanakan program revitalisasi terhadap tujuh PG lainnya dengan investasi sekitar Rp169 miliar.
     
    PTPN X akan fokus pada empat PG besar yang membutuhkan investasi total? Rp1,051 triliun. Namun, yang dikerjasamakan lewat pola kemitraan dengan menggandeng lembaga pihak ketiga adalah PG Ngadirejo, Kediri.
     
    Sementara itu pembiayaan revitalisasi bagi tiga PG utama lainnya diusahakan bersumber dari kredit perbankan secara sindikasi bersama yang terdiri atas Bank Rakyat Indonesia (BRI), BNI, Bank Mandiri, Bank Mega dan BCA. (Bambang Sutejo) SLt