• Penanggungan PPN Minyak Goreng Butuh Rp. 2T

    Jakarta , (3/10) WASPADA. Anggaran yang akan dikeluarkan demi menanggung PPN minyak goreng diperkirakan mencapai Rp2 triliun, dengan volume minyak goreng sebanyak 3 juta ton. Jumlah ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng selama satu tahun.
    Demikian dikatakan Dirjen Industri Agro dan Kimia Departemen Perindustrian, Benny Wahyudi disela-sela acara di kediaman Menteri perindustrian Jalan Widya Candra, Jakarta , akhir pekan lalu.

    "Perhitungan kami akan butuh Rp2 triliun dalam satu tahun. Namun belum bisa dipastikan berapa persen dari PPN yang akan ditanggung pemerintah. Ini tergantung persetujuan dengan DPR," ungkap Benny.

    Dia menjelaskan untuk bisa memenuhi kebutuhan minyak goreng di semua sektor akan memerlukan dana yang lebih besar dari Rp2 triliun karena kebutuhan total minyak goreng nasional mencapai 3,8 juta ton.

    Sedangkan usulan asosiasi agar pemerintah ikut menanggung PPN CPO ditolak pemerintah. "Hanya PPN minyak goreng yang akan ditanggung, kemungkinan bisa saja Rp2 triliun itu diambil dari subsidi minyak goreng yang sudah disetujui DPR sebesar Rp300 miliar," ujarnya.

    Menurutnya, pemerintah belum bisa memastikan apakah salah satu cara yang dipilih pemerintah demi menurunkan harga minyak goreng dalam negeri ini akan mulai diterapkan tahun ini. Mengingat negosiasi persentase PPN yang akan ditangung pemerintah belum digolkan DPR.

    Sebelumya Menteri Perindustrian Fahmi Idris berharap DPR bersedia untuk menyepakati seluruh PPN minyak goreng yang sebesar 10 persen agar ditanggung pemerintah. (arn/qom/dtc) SLt