• Lahan Susut, Setoran PTPN XII Berkurang

    (Jawa Pos, 31/08/07) Setoran PTPN XII pada negara terus berkurang. Dalam 10 tahun terakhir BUMN perkebunan itu mengalami penyusutan areal lahan di 11 kabupaten di seluruh Jatim. Dari lahan seluas 80 ribu hektare miliknya, terjadi penyustan 3 ribu hektar.

    Kepala unit PKBL PTPN XII Soepeno Aji menyatakan, penyusutan lahan itu terjadi di Kalibakar, Malang, berupa lahan kakao seluas 2 ribu hektare. Lalu, 300 hektare lahan kakao di Sungai Lembu, Malang; 500 hektare lahan kopi di Kalibaru, Banyuwangi; serta 125 hektare lahan karet di Kalisanen, Jember.

    Penyusutan lahan itu disebabkan maraknya penjarahan areal hak guna usaha (HGU). "Jika dibiarkan, penyusutan akan bertambah," ujarnya saat Sosialisasi Pembentukan Satuan Tugas Perkebunan (Satgasbun) kemarin.

    Implikasinya, kata dia, PTPN XII mengalami penurunan produksi kopi, kakao, karet, teh, dan kayu-kayuan sebagai komoditas andalan. Konsekuensinya, setoran dividen ke Kementerian BUMN juga turun dibandingkan 5-6 tahun lalu. "Tahun lalu setoran dividen hanya 21 persen dari laba bersih. Padahal, sebelumnya bisa 60 persen," sebutnya.

    Tahun lalu, penerimaan PTPN XII sebesar Rp 465 miliar dan laba bersih setelah pajak Rp 50 miliar. Tahun ini, berdasar rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP), laba bersih ditarget Rp 68,4 miliar dan penerimaan penjualan sebesar Rp 465 miliar. Itu meliputi penerimaan ekspor Rp 375 miliar, penerimaan lokal Rp 33 miliar (keduanya dari komoditas tanaman), dan aneka kayu Rp 142 miliar. (kia).(Twt)