• Pungutan Ekspor Produk Sawit Naik

    Interaktif, Jakarta (15/06/07):Pemerintah memutuskan sejak hari ini menaikan sejumlah tarif pungutan ekspor produk kelapa sawit dan turunannya untuk mengamankan pasar di dalam negeri. Pungutan ekspor untuk minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) naik dari 1,5 persen menjadi 6,5 persen.

    "Kenaikan berlaku sejak 15 Januari 2007, dan akan terus kami review sesuai perkembanga harga International," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Boediono setelah melakukan rapat koordinasi tentang minyak goreng di kantornya, Jumat (15/6). Pemerintah yakin kenaikan ini bisa memberikan kontribusi untuk menarik sebagaian produk sawit yang selama ini diekspor.

    Keputusan tersebut terkait dengan semakin mendesaknya upaya stabilisasi pasar karena harga minyak goreng masih bertengger diatas Rp 6.800 per kilogram. Harga ini merupakan kesepakatan antara pemerintah dan pengusaha. Pemerintah sendiri sudah melakukan operasi pasar dan program stabilisasi harga (PSH). "Tapi tidak bisa menurunkan harga sehingga harus diambil keputusan cepat," ujar Boediono. Dia menambahkan, jika pungutan ekspor dinaikkan pada April perkiraan harga sampai bulan Juni juga masih tinggi. (Anton Apriantono), (Twt)