• Pengusaha Kelapa Sawit Berharap Pungutan Ekspor Efektif

    TEMPO Interaktif, Jakarta- 18/06/07:Para pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia berharap kebijakan pemerintah yang memberlakukan pungutan ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) sebesar 6 persen efektif.

    Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Akmaludin Hasibuan mengatakan, para pengusaha juga berharap pemerintah memberikan kontribusi balik berupa penerapan kebijakan yang pasti untuk menguatkan penerapan pungutan ekspor itu.

    Pasalnya, menurut dia, salah satu kesulitan utama diterapkannya pungutan ekspor ini karena tidak adanya sanksi yang jelas bagi produsen yang tidak melaksanakan komitmen kebijakan ini.

    Akmaludin mengemukakan masalah ini dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi Industri dan Perdagangan Dewan Perwakilan Rakyat malam ini.

    Anggota Komisi Industri dan Perdagangan DPR Arya Bima menghimbau sebaiknya kebijakan pemerintah dalam menstabilkan harga minyak goreng harus berpihak kepada rakyat.

    Arya mengakui bahwa kebijakan sebelumnya yang mewajibkan produsen memenuhi kebutuan dalam negeri (domestic market obligation) sebesar 10 persen dari total produksi sudah baik. "Tapi sayang itu tidak terwujud," katanya.

    Arya tidak menyalahkan bila pengusaha mencari keuntungan sebesar-besarnya dan pemerintah sebagai pembuat kebijakan harus mendukung.(Cheta Nilawaty). (Twt)